Main Article Content
Abstract
Fraud poses a major threat to the integrity of Indonesia’s National Health Insurance–Healthy Indonesia Card (JKN-KIS) program, affecting health financing, hospital quality, and institutional reputation. Despite continuous efforts to combat fraud, allegations persist, particularly in hospitals in Palembang. This study aimed to identify potential fraud in hospitals in Palembang and analyze management countermeasures. Using a descriptive qualitative design with a phenomenological approach, the study was conducted from March to July 2022 and involved three hospitals in Palembang, the City Health Office, and the local branch of the Social Security Administrative Body for Health (BPJS Kesehatan). Data were collected through in-depth interviews with 16 informants representing hospitals, BPJS Kesehatan, and anti-fraud teams, supported by observations and document reviews. Thematic analysis revealed several fraud risks, including diagnosis manipulation, unnecessary treatment, and overcharging. Weak internal and external monitoring mechanisms fostered opportunities for fraud, often driven by financial pressure, revenue targets, and personal motives, and influenced by tenure and position within the organization. Fraud countermeasures remain suboptimal, although BPJS Kesehatan’s management shows potential that requires further improvement. Applying the Hexagon Vousina theory, this study emphasizes the need for a more comprehensive and integrated approach to fraud risk management. Strengthening oversight, professional ethics, inter-agency coordination, and policy enforcement is crucial to maintain the sustainability and effectiveness of the JKN-KIS program.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Abdullah AS. (2019). Analisis Faktor Penyebab Kejadian Fraud Yang Diakibatkan Oleh Upcoding Biaya Pelayanan Kesehatan Kepada BPJS Kesehatan Cabang Ambon, 3(3), Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar). Available from: https://jurnal.yamasi.ac.id
- ACFE Indonesia Chapter. (2020). ACFE survey fraud Indonesia 2019.
- Agiwahyuanto, F., Hartini, I., & Sudiro. (2016). Efforts to prevent differences between clinical and insurance diagnoses under the National Health Insurance (JKN) program in Semarang City Hospital. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 4(2), 84–90. https://doi.org/10.14710/jmki.4.2.84-90
- Anjayani, D. (2021). Analisis kebijakan dan implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16
- Tahun 2019 pada program Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional,
- 1(2), 81–94. https://doi.org/10.53756/jjkn.v1i2.37
- Annisa, R., Winda, S., Dwisaputro, E., Isnaini, K. N., & Korupsi, K. P. (2020). Mengatasi defisit dana jaminan sosial kesehatan melalui perbaikan tata kelola. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(2),
- 209–224. https://doi.org/10.32697/integritas.v6i2.571
- Aprilia KN, Nurhayati R. (2021). Analisis Kompetensi Auditor Internal Terhadap Kemampuan Mencegah dan Mendeteksi Fraud dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (Studi Kasus di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta). ABIS Account Bus Inf Syst J, 9(2), https://doi.org/10.22146/abis.v9i2.65895
- Apriliana, S., & Agustina, L. (2017). The analysis of fraudulent financial reporting determinant through fraud pentagon approach. Jurnal Dinamika Akuntansi, 9(2), 154–165. https://doi.org/10.15294/jda.v9i2.11233
- BPJS Kesehatan. (2022). Pemanfaatan big data pengelolaan dan pemanfaatan data.
- Creswell JW, Poth CN. (2023)Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Approaches. 5th ed. Sage College Publishing, Available from: https://collegepublishing.sagepub.com/products/qualitative-inquiry-and-research-design
- Desviana, D., Basri, Y. M., & Nasrizal, N. (2020). Analisis kecurangan pada pengelolaan dana desa dalam perspektif fraud hexagon. Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 3(1), 50–73. https://doi.org/10.21632/saki.3.1.50-73
- Djasri, H., Rahma, P., & Hasri, E. (2018). Korupsi dalam pelayanan kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional: Kajian besarnya potensi dan sistem pengendalian fraud. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 2(1), 113–133. https://doi.org/10.32697/integritas.v2i1.90
- Dwisaputro, E. (2021). Upaya pencegahan TPK program JKN: Dalam rangka membangun kepedulian bersama pengendalian kecurangan JKN. Direktorat Monitoring KPK.
- Ekin, T. (2019). Statistics and health care fraud: How to save billions. Chapman and Hall/CRC. https://doi.org/10.1201/9780429436777
- Fatimah, R. N., Misnaniarti, & Syakurah, R. A. (2021). Determinan potensi fraud dalam pelaksanaan JKN pada puskesmas di Kota X. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 46–54. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1473
- Sun X, Chen Y. (2022). Why do people with similar levels of internal control differ in their likelihood to commit fraud ? Analysis of the moderating effect of perceived opportunity to commit fraud. (November):1–9. HTTPS://DOI.ORG/10.3389/fpsyg.2022.999469
- Hartono, R. K. (2017). Fraud dalam dunia asuransi kesehatan (A. S. Ningsih, Ed.). STIKIM Press. Hasri, E. T., Wulan, S., & Djasri, H. (2019). Evaluasi kebijakan kendali mutu dan kendali biaya,
- pencegahan kecurangan, dan kapitasi berbasis komitmen dalam era JKN di Provinsi Bengkulu
- menggunakan pendekatan realis evaluasi. PKMK FK-KMK UGM, 1–12.
- Huang, S. Y., Lin, C. C., Chiu, A. A., & Yen, D. C. (2017). Fraud detection using fraud triangle risk factors. Information Systems Frontiers, 19(6), 1343–1356. https://doi.org/10.1007/s10796-016-
- 9647-9
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2024 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun
- 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (fraud) serta Pengenaan Sanksi Administrasi terhadap Kecurangan (fraud) dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- Khoiri, A., Hidayat, W., Chalidyanto, D., & Hariadi, F. (2020). Potential of hospital fraud in the Indonesia national health insurance era (A descriptive phenomenological research). Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 14(3), 1103–1107. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v14i3.10552
- Li, J., Lan, Q., Zhu, E., Xu, Y., & Zhu, D. (2022). A study of health insurance fraud in China and recommendations for fraud detection and prevention. Journal of Organizational and End User Computing, 34(4), 1–19. https://doi.org/10.4018/JOEUC.293892
- Mitriza, A., & Akbar, A. (2019). Analisis pengendalian potensi fraud di Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Moechtar Bukittinggi. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(3), 493–500. https://doi.org/10.25077/jka.v8i3.1119
- Moleong, L. J. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. 4th ed. Bandung: Batu Pusaka
- Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: The S.C.O.R.E. model. Journal of Financial Crime,
- 26(1), 372–381. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128
- World Health Organization. (2018). New perspectives on global health spending for universal health coverage. World Health Organization. http://apps.who.int/bookorders
- Yulian Maulida, W., & Indah Bayunitri, B. (2021). The influence of whistleblowing system toward fraud prevention. International Journal of Finance, Accounting, and Management, 2(4), 275–294. https://doi.org/10.35912/ijfam.v2i4.515
References
Abdullah AS. (2019). Analisis Faktor Penyebab Kejadian Fraud Yang Diakibatkan Oleh Upcoding Biaya Pelayanan Kesehatan Kepada BPJS Kesehatan Cabang Ambon, 3(3), Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar). Available from: https://jurnal.yamasi.ac.id
ACFE Indonesia Chapter. (2020). ACFE survey fraud Indonesia 2019.
Agiwahyuanto, F., Hartini, I., & Sudiro. (2016). Efforts to prevent differences between clinical and insurance diagnoses under the National Health Insurance (JKN) program in Semarang City Hospital. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 4(2), 84–90. https://doi.org/10.14710/jmki.4.2.84-90
Anjayani, D. (2021). Analisis kebijakan dan implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16
Tahun 2019 pada program Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional,
1(2), 81–94. https://doi.org/10.53756/jjkn.v1i2.37
Annisa, R., Winda, S., Dwisaputro, E., Isnaini, K. N., & Korupsi, K. P. (2020). Mengatasi defisit dana jaminan sosial kesehatan melalui perbaikan tata kelola. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(2),
209–224. https://doi.org/10.32697/integritas.v6i2.571
Aprilia KN, Nurhayati R. (2021). Analisis Kompetensi Auditor Internal Terhadap Kemampuan Mencegah dan Mendeteksi Fraud dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (Studi Kasus di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta). ABIS Account Bus Inf Syst J, 9(2), https://doi.org/10.22146/abis.v9i2.65895
Apriliana, S., & Agustina, L. (2017). The analysis of fraudulent financial reporting determinant through fraud pentagon approach. Jurnal Dinamika Akuntansi, 9(2), 154–165. https://doi.org/10.15294/jda.v9i2.11233
BPJS Kesehatan. (2022). Pemanfaatan big data pengelolaan dan pemanfaatan data.
Creswell JW, Poth CN. (2023)Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Approaches. 5th ed. Sage College Publishing, Available from: https://collegepublishing.sagepub.com/products/qualitative-inquiry-and-research-design
Desviana, D., Basri, Y. M., & Nasrizal, N. (2020). Analisis kecurangan pada pengelolaan dana desa dalam perspektif fraud hexagon. Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 3(1), 50–73. https://doi.org/10.21632/saki.3.1.50-73
Djasri, H., Rahma, P., & Hasri, E. (2018). Korupsi dalam pelayanan kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional: Kajian besarnya potensi dan sistem pengendalian fraud. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 2(1), 113–133. https://doi.org/10.32697/integritas.v2i1.90
Dwisaputro, E. (2021). Upaya pencegahan TPK program JKN: Dalam rangka membangun kepedulian bersama pengendalian kecurangan JKN. Direktorat Monitoring KPK.
Ekin, T. (2019). Statistics and health care fraud: How to save billions. Chapman and Hall/CRC. https://doi.org/10.1201/9780429436777
Fatimah, R. N., Misnaniarti, & Syakurah, R. A. (2021). Determinan potensi fraud dalam pelaksanaan JKN pada puskesmas di Kota X. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 46–54. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1473
Sun X, Chen Y. (2022). Why do people with similar levels of internal control differ in their likelihood to commit fraud ? Analysis of the moderating effect of perceived opportunity to commit fraud. (November):1–9. HTTPS://DOI.ORG/10.3389/fpsyg.2022.999469
Hartono, R. K. (2017). Fraud dalam dunia asuransi kesehatan (A. S. Ningsih, Ed.). STIKIM Press. Hasri, E. T., Wulan, S., & Djasri, H. (2019). Evaluasi kebijakan kendali mutu dan kendali biaya,
pencegahan kecurangan, dan kapitasi berbasis komitmen dalam era JKN di Provinsi Bengkulu
menggunakan pendekatan realis evaluasi. PKMK FK-KMK UGM, 1–12.
Huang, S. Y., Lin, C. C., Chiu, A. A., & Yen, D. C. (2017). Fraud detection using fraud triangle risk factors. Information Systems Frontiers, 19(6), 1343–1356. https://doi.org/10.1007/s10796-016-
9647-9
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2024 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun
2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (fraud) serta Pengenaan Sanksi Administrasi terhadap Kecurangan (fraud) dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khoiri, A., Hidayat, W., Chalidyanto, D., & Hariadi, F. (2020). Potential of hospital fraud in the Indonesia national health insurance era (A descriptive phenomenological research). Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 14(3), 1103–1107. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v14i3.10552
Li, J., Lan, Q., Zhu, E., Xu, Y., & Zhu, D. (2022). A study of health insurance fraud in China and recommendations for fraud detection and prevention. Journal of Organizational and End User Computing, 34(4), 1–19. https://doi.org/10.4018/JOEUC.293892
Mitriza, A., & Akbar, A. (2019). Analisis pengendalian potensi fraud di Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Moechtar Bukittinggi. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(3), 493–500. https://doi.org/10.25077/jka.v8i3.1119
Moleong, L. J. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. 4th ed. Bandung: Batu Pusaka
Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: The S.C.O.R.E. model. Journal of Financial Crime,
26(1), 372–381. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128
World Health Organization. (2018). New perspectives on global health spending for universal health coverage. World Health Organization. http://apps.who.int/bookorders
Yulian Maulida, W., & Indah Bayunitri, B. (2021). The influence of whistleblowing system toward fraud prevention. International Journal of Finance, Accounting, and Management, 2(4), 275–294. https://doi.org/10.35912/ijfam.v2i4.515
